"Selama libur Natal dan Tahun Baru prediksinya kurang lebih 1,5 juta kendaraan masuk wilayah DIY, dari sekian itu sekitar 500 kendaraan masuk Bantul," kata Kepala Dishub Bantul Suwito di Bantul, Jumat.
Menurut dia, ratusan ribu kendaraan bermotor baik roda dua dan roda empat tersebut datang dari berbagai daerah lain, misalnya dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang masuk lewat jalur utama maupun alternatif.
Ia mengatakan, ratusan ribu kendaraan yang masuk Bantul tersebut selain ingin berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Bantul juga pulang kampung halaman untuk merayakan libur akhir tahun bersama keluarga di Bantul.
Guna mengantisipasi kemacetan lalu lintas di jalur-jalur utama Bantul karena lonjakan volume kendaraan itu pihaknya sudah mempersiapkan pengalihan arus melewati jalur alternatif jika terjadi kepadatan kendaraan.
"Sudah saya siapkan rambu-rambu portabel untuk pengalihan arus melewati jalur alternatif, misalnya dari arah barat di pertigaan Toyan Sedayu kita belokkan. Prinsip penanganan lalu lintas libur akhir tahun persis seperti saat libur Lebaran," katanya.
Suwito mengatakan, di sejumlah persimpangan pada jalur-jalur utama misalnya Jalan Wates Sedayu dan Jalan Wonosari juga disiapkan personel perhubungan yang berkoordinasi dengan jajaran kepolisian resor (Polres) setempat.
Ia juga mengatakan, selama libur akhir tahun pada Natal dan Tahun Baru sejumlah jalur-jalur wisata dan utama Bantul akan dipadati kendaraan, meski begitu arus lalu lintas diprediksi masih ramai lancar.
"Justru kondisi lalu lintas ramai lancar itu yang rawan kecelakaan, makanya saya juga mengimbau pakai kendaraan dengan kondisi baik dan perlengkapan lengkap, kalau sudah komplit patuhilah aturan lalu lintas," katanya.
(T.KR-HRI)
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Baca lagi lanjutan nya http://ift.tt/2i04ZiYBagikan Berita Ini
0 Response to "Dishub prediksi 500 ribu kendaraan masuk Bantul"
Post a Comment