Search

Pemkab Kulon Progo gelorakan "Gerakan Bersih Pantai"

Kulon Progo (Antara Jogja) - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggelorakan "gerakan bersih pantai" dalam upaya menciptakan lingkungan pantai yang bersih, sehingga banyak wisatawan yang berkunjung.

Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo di Kulon Progo, Minggu, mengatakan, kegiatan ini dalam rangka mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan, pengelolaan kebersihan di lingkungan daratan maupun pinggiran pantai sudah merupakan kewajiban dan harus mengimplementasikan azas manfaat lingkungan dan bagi masyarakat sekitar.

"Gerakan bersih-bersih pantai yang dilakukan ini tentu terkait dengan pengelolaan sampah yang ada di bibir pantai maupun seputar pantai secara keseluruhan," kata Hasto.

Menurutny, pengelolaan sampah yang efektif dan menyeluruh merupakan kunci penting dalam mencapai tujuan kita bersama yaitu mewujudkan Indonesia bersih sampah pada 2020.

Kegiatan ini harus bertujuan untuk memberikan pemahaman dan penyadaran tentang bahaya pencemaran laut, mendorong masyarakat untuk berperan serta dalam pengendalian pencemaran dengan memilah sampah organik dan sampah non-organik guna mendapatkan nilai ekonomi dan pemanfaatannya.

"Kami ingin mensinergikan seluruh kegiatan dari berbagai industri terkait dalam upaya pengendalian, dan mendorong seluruh lapisan masyarakat untuk mewujudkan laut biru dan pantai bersih lestari," katanya.

Terkait dengan pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta yang dibangun di Temon Kulon Progo, Hasto menyampaikan bahwa Pantai Glagah dan pantai di seputar Pelabuhan Tanjung Adikarta Karawangwuni, Wates, harus bersinergi menjadi destinasi wisata baru yang diharapkan dapat menarik wisatawan.

"Kebersihan adalah kata kunci dari sebuah tempat wisata, karena banyak wisatawan mancanegara yang suka kebersihan. Oleh karena itu gerakan bersih oantai ataupun di objek wisata lainnya harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan masyarakat secara luas," katanya.

Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Setda Provinsi DIY Sigit Sapto Raharjo, mengatakan Festival Among Tani Dagang Layar 2017 ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kebaharian yang mengacu pada strategi budaya, membalik paradigma "among tani", menjadi "dagang layar" dari pembangunan berbasis terestrial kemaritiman, dengan tema "Membangkitkan Kembali Jiwa Kebaharian".

Lebih lanjut, ia mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk menggali potensi sumber daya kelautan dan ikut mendorong pembangunan sumber daya ekonomi yang berkelanjutan dan berkeadilan.

"Sumber daya perikanan laut ini merupakan salah satu potensi unggulan sumber daya lokal yang dijadikan motor penggerak perekonomian guna mengentaskan kemiskinan dan pengangguran," katanya.
KR-STR

Editor: Nusarina Yuliastuti

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca lagi lanjutan nya http://ift.tt/2xa2fHq

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Pemkab Kulon Progo gelorakan "Gerakan Bersih Pantai""

Post a Comment

Powered by Blogger.