"Untuk tahun 2018 kami sudah mengajukan tiga pasar untuk memperoleh dana bantuan membangun pasar," kata Kepala Dinas Perdagangan Bantul Subiyanta Hadi di Bantul, Sabtu.
Menurut dia, pengajuan tiga pasar tradisional untuk mendapat bantuan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Perdagangan itu sudah diusulkan beberapa waktu lalu, dan hingga saat ini masih menunggu keputusan.
Ia menyebutkan tiga pasar tradisional itu adalah Pasar Pundong di Pundong, Pasar Barongan di Jetis dan Pasar Mangiran di Srandakan. Ketiga pasar diusulkan untuk direvitalisasi guna meningkatkan kenyamanan aktivitas jual beli.
"Revitalisasi pasar sudah jadi program tahunan dan tahun ini ada empat pasar yang direhabi;itasi, semua sudah ada kontrak waktu pekerjaan. Yang tiga pasar sampai akhir November ini selesai, sedangkan satu pasar sampai 15 Desember," katanya.
Subiyanta mengatakan, pada tahun anggaran 2018, Dinas Perdagangan Bantul juga berencana mendapat dana alokasi untuk pengembangan pasar tradisional dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp5 miliar.
"Kemudian untuk pengadaan belanja modal dan peralatan kemetrologian itu sebesar Rp1,4 miliar. Sehingga tahun 2018 kita sudah pasti dapat dana Rp1,7 miliar ditambah Rp5 miliar, ini yang akan kita konsultasikan ke Jakarta," katanya.
Ia mengatakan, jika dalam komunikasi dengan pemerintah pusat nantinya dana DAK yang sebesar Rp5 miliar itu diserahkan ke pemda terkait pemanfaatannya, maka akan digunakan untuk program pembangunan Pasar Bantul.
"Kalau nanti DAK sebesar Rp5 miliar dibebaskan terserah kabupaten pasar mana yang mau direhab, mau saya pakai untuk rehab Pasar Bantul, sehingga yang dari APBD sebesar Rp2 miliar saya tarik untuk pasar yang lain," katanya.
(T.KR-HRI)
Baca lagi lanjutan nya http://ift.tt/2BmogUUBagikan Berita Ini
0 Response to "Bantul ajukan tiga pasar peroleh bantuan revitalisasi"
Post a Comment