Search

Pemkab Sleman dorong pemdes bentuk BUMdes

Sleman (Antara Jogja) - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta terus mendorong pemerintah desa untuk membentuk Badan Usaha Milik Desa yang diharapkan menjadi salah satu tulang punggung perekonomian pemerintahan desa.

"BUMDes ini diharapkan mampu untuk mendorong kemajuan dan kesejahteraan desa itu sendiri," kata Bupati Sleman Sri Purnomo di Sleman, Jumat.

Dia menjelaskan BUMDes yang dikelola pemerintah desa di wilayah Kabupaten Sleman memiliki jenis usaha, antara lain pengelolaan dan pengolahan sampah rumah tangga, usaha swalayan mini, pasar desa, usaha simpan pinjam, usaha pertanian dan perikanan, serta pengelolaan wisata desa.

Ia mengatakan sebagai upaya pendampingan desa, jumlah pendamping yang ditempatkan di Sleman enam tenaga ahli, 15 pendamping desa yang ditempatkan di kecamatan, dan 26 pendamping lokal desa yang membawahi beberapa desa.

"Pendamping ini secara aktif melakukan pemantauan dan pendampingan dengan berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa terkait dengan kebijakan-kebijakan daerah dalam pengeloaan keuangan desa dan penyelenggaraan pemerintahan desa secara umum," katanya.

Secara administrasi kewilayahan, Kabupaten Sleman terdiri atas 1.212 pedukuhan yang tersebar di 86 wilayah desa dan 17 kecamatan, dengan jumlah penduduk per semester I/2017 tercatat 1.068.157 jiwa.

Berdasarkan kondisi tersebut luncuran dana desa dari 2015 sampai dengan 2017 mengalami kenaikan yang siginfikan dari Rp28,05 miliar naik menjadi Rp80,85 miliar lebih pada 2017 dengan luncuran tahap pertama Rp48,51 miliar lebih dan serapannya Rp41,95 miliar atau 85,38 persen.

Ia mengatakan tahap kedua diluncurkan Rp32,34 miliar lebih, dengan rata-rata penerimaaan dana desa pada setiap desa Rp900 juta, sedangkan nominal Alokasi Dana Desa 2016 sekitar Rp103,21 miliar dan pada 2017 Alokasi Dana Desa Rp115,36 miliar lebih.

Penggunaan dana desa, kata dia, sebagian besar atau 86,07 persen untuk pembangunan fisik.

Ia mengatakan sebagai bentuk upaya penguatan terhadap lembaga-lembaga ekonomi desa serta salah satu media pendayagunaan ekonomi lokal yang berbasis potensi lokal, di desa-desa yang telah membentuk BUMDes sejumlah 21 desa dengan penguatan modal yang dianggarkan dari APBDesa rata-rata Rp50 juta hingga Rp100 juta.
V001

Baca lagi lanjutan nya http://ift.tt/2hONHpH

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Pemkab Sleman dorong pemdes bentuk BUMdes"

Post a Comment

Powered by Blogger.