"Komunitas relawan di Kabupaten Sleman total memiliki lebih dari 1.970 anggota," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman Joko Supriyanto pada Apel Siaga Komunitas Relawan Se-Kabupaten Sleman dan instansi terkait, Selasa.
Menurut dia, selama dua minggu ini minimal 300 relawan siaga 24 jam bersama TNI/Polri dan masyarakat.
"Dalam cuaca ekstrim ini kami melakukan koordinasi dengan lintas sektor dan pihak terkait agar selalu siaga," katanya.
Prediksi cuaca ekstrim yang menyebabkan curah hujan tidak menentu dan angin kencang hingga? mengakibatkan banjir serta tanah longsor mendapatkan perhatian khusus dari Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun.
Menurut dia, selain komunitas relawan, Pemkab Sleman juga telah membekali kesiapsiagaan masyarakat dengan membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) dan Sekolah Siaga Bencana (SSB) dengan leading sektor BPBD Sleman.
"Kesiapsiagaan menghadapi bencana tidak hanya mengandalakan relawan saja, tapi Pemkab Sleman juga membekali masyarakat dengan membentuk 36 Destana dan 46 SSB," katanya.
Ia mengatakan, penyelenggaraan apel siaga ini menandakan kesiapsiagaan seluruh relawan dan juga berbagai instansi terkait dalam menghadapi berbagai kemungkinan resiko terjadinya bencana akibat adanya cuaca ekstrim di wilayah Kabupaten Sleman.
"Dampak terhebat dirasakan ketika terjadi siklon tropis cempaka yang menyebabkan terjadinya bencana banjir dan longsor di berbagai daerah, dan Sleman merupakan salah satu daerah yang ikut merasakan bencana banjir dan longsor akibat siklon tropis tersebut," katanya.
Muslimatun mengatakan, bekaitan dengan terjadinya bencana akibat siklon tropis tersebut Pemkab Sleman menyampaikan terima kasih kepada segenap pihak yang telah sigap merespon terjadinya bencana di Sleman.
Dia mengatakan bencana yang ada dapat tertangani dengan baik atas peran serta para relawan, berbagai instansi terkait, masyarakat dan juga berbagai pihak lainnya.
"Perubahan cuaca yang dialami pada tahun ini terbilang ekstrim dilihat dari dampak yang ditimbulkannya, untuk itu diperlukan kesiapsiagaan semua jajaran, baik pemerintah, swasta, relawan dan tentu saja masyarakat dalam upaya pengurangan resiko bencana," katanya.***4***
(V001)
Baca lagi lanjutan nya http://ift.tt/2AOAcPzBagikan Berita Ini
0 Response to "BPBD Sleman gandeng 51 komunitas relawan"
Post a Comment