Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kulon Progo Hepi Eko Nugroho di Kulon Progo, Kamis, mengatakan tanah longsor tersebut terjadi di Kecamatan Kokap, Pengasih, Girimulyo, Samigaluh dan Kalibawang.
"Dari lima kecamatan tersebut, titik longsor paling banyak ada di Kecamatan Girimulyo, Samigaluh dan Kokap, baik tanah longsor yang menimpa rumah warga dan menutup akses jalan," kata Hepi.
Ia mengatakan jumlah titik lokasi bencana pada November meningkat signifikan dibanding Oktober, yakni 23 kejadian tanah longsor.
Selain tanah longsor, pada November juga tercatat bencana banjir di lima lokasi pada waktu berbeda di antaranya di Seling (Temon), Jatimulyo (Girimulyo), dan Gotakan (Panjatan). Ada juga kejadian pohon tumbang di beberapa wilayah, tetapi tidak signifikan.
"Sampai saat ini tidak ada korban jiwa akibat bencana tersebut. Adapun kerusakan bangunan masih dalam kategori ringan hingga sedang," katanya.
Kepala BPBD Kulon Progo Gusdi Hartono mengatakan sebanyak 12 kecamatan di Kulon Progo mengalami bencana banjir, tanah tanah longsor dan pohon tumbang.
Wilayah selatan meliputi Temon, Panjatan, Wates, Galur, Lendah, dan Sentolo terjadi banjir. Kemudian, wilayah utara meliputi Kecamatan Kokap, Girimulyo, Samigaluh, Kalibawang dan Nanggulan terjadi tanah longsor.
"Dari 12 kecamatan tersebut, lokasi paling parah akibat banjir berada di Wates, Panjatan dan Temon. Di tiga kecamatan itu, sungai dan tanggul-tanggul jebol karena tidak mampu menampung debit air besar. Selanjutnya, Samigaluh merupakan kecamatan dengan lokasi paling banyak terjadi tanah longsor," kata Gusdi.
Ia mengatakan pada kejadian bencana ini, tidak ada korban jiwa. Tim tagana dan TRC, serta petugas Kampung Siaga Bencana (KSB) bekerja cepat membantu masyarakat.
"Kami berupaya menangani bencana dengan cepat. Kami tetap siap siaga di lapangan," kata Gusdi. ***4***
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Baca lagi lanjutan nya http://ift.tt/2gCBGlrBagikan Berita Ini
0 Response to "Puluhan kejadian tanah longsor tercatat sepanjang November"
Post a Comment