Search

BPBD Bantul kaji ulang zona rawan longsor

Bantul, 1/12 (Antara) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan mengkaji ulang zona rawan bencana tanah longsor di kabupaten tersebut.

"Kajian zona rawan longsor itu terakhir dilakukan tahun 2010 sehingga dimungkinkan sudah ada penambahan wilayah yang masuk zona merah. Oleh karenanya, perlu kajian ulang," kata Kepala BPBD Bantul, Dwi Daryanto di Bantul, Kamis.

Menurut dia, kajian ulang terhadap zona merah (rawan longsor) maupun zona hijau (aman dari longsor) tersebut dilakukan setelah kejadian tanah longsor di wilayah Bantul pada beberapa waktu sebelumnya.

Ia mengatakan, kejadian tanah longsor belum lama ini justru terjadi di wilayah yang selama ini tidak dipetakan masuk rawan longsor, seperti di sebagian wilayah perbukitan Piyungan dan Dlingo.

"Kalau hasil kajian zona rawan longsor ada di 15 desa tersebar di beberapa kecamatan. Namun karena sudah sejak 2010, maka akan kita kaji ulang terkait wilayah apakah tetap atau ada perluasan wilayah," katanya.

Ia mengatakan, beberapa wilayah Bantul yang dipetakan rawan terdampak tanah longsor rata-rata berada di daerah perbukitan, seperti sebagian Kecamatan Imogiri, Dlingo, Pleret dan sebagian wilayah Kecamatan Piyungan.

"Kalau jumlah titik rawan longsor seluruhnya saya tidak hafal, namun masing-masing desa ada lima, enam bahkan 10 titik, itu pun tergantung tingkat kerawanan, dan jumlah penduduknya juga variatif," katanya.

Sementara itu, menurut dia, kajian ulang terhadap zona rawan longsor diupayakan pada 2017, namun sambil menunggu kajian terbaru, pihaknya tetap mengimbau warga yang tinggal di zona merah mewaspadai potensi bencana itu saat musim hujan.

"Kejadian tanah longsor dalam beberapa hari ini tidak mengakibatkan korban jiwa, Namun, potensi longsor susulan masih mungkin terjadi, sehingga warga harus mewaspadai," katanya.***4***

Editor: Eka Arifa Rusqiyati

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca lagi lanjutan nya http://ift.tt/2fJ2GTt

Bagikan Berita Ini

0 Response to "BPBD Bantul kaji ulang zona rawan longsor"

Post a Comment

Powered by Blogger.