"Secara umum, belum ada penghitungan yang pasti terkait potensi zakat di Kota Yogyakarta. Yang sudah kami lakukan adalah penghitungan potensi zakat profesi," kata Wakil Ketua Pelaksana Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Yogyakarta Misbachruddin, di Yogyakarta, Sabtu.
Menurut dia, potensi zakat profesi aparatur sipil negara di Kota Yogyakarta bisa mencapai Rp1 miliar hingga Rp1,5 miliar per bulan.
Namun, hingga saat ini realisasi zakat profesi yang dikumpulkan melalui Baznas Kota Yogyakarta baru mencapai sekitar Rp270 juta hingga Rp300 juta per bulan atau baru sekitar 20 persen hingga 30 persen dari potensi yang ada.
Penghitungan potensi tersebut didasarkan pada jumlah aparatur sipil negara di Kota Yogyakarta yang tercatat sekitar 15.000 orang. Jika setiap pegawai memiliki kewajiban membayar zakat Rp100.000 per bulan, maka potensi zakat yang bisa terkumpul mencapai Rp1,5 miliar per bulan.
"Harapannya, mereka tetap menyalurkan zakat profesi melalui lembaga zakat lain yang ada," katanya.
Misbachruddin mengatakan, pencapaian realisasi zakat hingga 100 persen dari potensi yang ada sangat sulit dilakukan. "Jika realisasi bisa mencapai 70 persen hingga 80 persen dari potensi yang ada, maka itu sudah sangat bagus. Kami upayakan ke sana," katanya pula.
Saat ini, Baznas Kota Yogyakarta terus berupaya berkoordinasi dengan instansi lain di Kota Yogyakarta untuk pengelolaan zakat profesi, sehingga realisasi bisa semakin meningkat dari waktu ke waktu.
Secara nasional, potensi zakat di Indonesia bisa mencapai Rp225 triliun per tahun namun hingga saat ini baru dilaporkan mencapai Rp6 triliun per tahun. "Zakat tidak hanya terbatas pada zakat profesi, tetapi berbagai jenis zakat," katanya.
Seluruh zakat yang berhasil dihimpun oleh Baznas Kota Yogyakarta akan disalurkan untuk pembiayaan berbagai program kegiatan, di antaranya Program Yogya Taqwa.
Dalam program tersebut, Baznas Kota Yogyakarta memberikan bantuan bagi santri TKA dan TPA kurang mampu, hingga beasiswa bagi siswa berprestasi di bidang agama.
Selain itu, zakat juga digunakan untuk Program Yogya Sehat hingga program pemberdayaan ekonomi produktif bagi warga.
(E013)
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2017
Baca lagi lanjutan nya http://ift.tt/2fqoNyZBagikan Berita Ini
0 Response to "Baznas Yogyakarta maksimalkan realisasi potensi zakat"
Post a Comment