"Penggunaan unsur teknologi sudah harus dilakukan mulai sekarang," kata Kepala Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) DIY Syahbenol Hasibuan di Yogyakarta, Minggu.
Menurut Syahbenol, hingga saat ini produksi kerajinan tradisional di DIY banyak yang belum menggunakan unsur teknologi. "Kebanyakan mereka masih memakai cara manual dengan langsung menggunakan tangan," kata dia.
Ia mengatakan penggunaan unsur teknologi, misalnya dapat diterapkan dalam aktivitas produksi kerajinan perak, hiasan berbahan kayu, hingga batik.
Selain efektif meningkatkan daya saing kerajinan perak, menurut dia, penggunaan alat produksi berbasis teknologi juga akan mendukung upaya regenerasi perajin perak.
Menurut dia, jika hanya menggunakan cara-cara tradisional lama tidak akan banyak generasi muda yang tertarik untuk menggeluti bidang kerajinan yang sudah berlangsung turun temurun.
Dekranasda DIY, menurut dia, akan memberikan pelatihan penggunaan teknologi bagi pada pengrajin di DIY. "Kami berharap dengan adanya dukungan teknologi produksi kerajinan tradisional bisa terus berkelanjutan, sesuai dengan perkembangan zaman," kata dia.
Selain itu, Pemerintah DIY, menurut dia, juga akan membantu menerapkan teknologi baru di kalangan pengrajin perak di Kota Gedhe seperti yang digunakan para perajin perak atau silver di Malaysia dan Thailand. "Teknologi yang digunakan memang mampu membantu proses produksi lebih cepat dengan kualitas yang bagus," kata dia.
L007
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2017
Baca lagi lanjutan nya http://ift.tt/2gV3l1UBagikan Berita Ini
0 Response to "DIY dorong perajin mulai gunakan teknologi"
Post a Comment