Search

DKP Kulon Progo perluas area mina padi

Kulon Progo (Antara  Jogja) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta memperluas area lahan mina padi dalam rangkan mendorong peningkatan kesejahteraan petani di wilayah itu.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kulon Progo Sudarna di Kulon Progo, Minggu mengatakan luasan lahan mina padi di Kulon Progo setiap tahun mengalami perluasan, pada 2016 luas mina padi seluas empat hektare, saat ini sudah menjadi enam hektare.

"Kami secara bertahap melalukan komunikasi dengan petani supaya mengembangkan budi daya ikan dan tanaman padi dengan sistem mina padi. Minat petani mengembangkan mina padi semakin tinggi, sehingga luasan area mina padi juga semakin luas," kata Sudarna.

Ia mengatakan mina padi ini dikembangkan oleh Kelompok Argo Mino Dengok di Kecamatan Nanggulan, Sidokopen di Kecamatan Pengasih yang saat ini sebagian sudah panen dan sebagian masih masih belum dipanen. Selanjut, mina padi dikembangkan Kelompok Mina Jaya Kranggan di Kecamatan Galur, dan Kelompok Mina Makmur Wates.

"Dari beberapa kelompok yang mengembangkan mina padi, luasan lahan mina padi terluas di Kelompok Sidokopen seluas tiga hektare," katanya.

Ia mengatakan mina padi belum banyak dikenal oleh masyarakat Kulon Progo. Sehingga untuk memperkenalkan mina padi, DKP memberi contoh dengan melalukan uji coba terlebih dahulu di beberapa tempat.

"Mina padi memiliki potensi yang sangat bagus untuk dikembangkan di Kulon Progo," katanya.

Selain itu, menurut Sudarna, mina padi menjadi solusi meningkatkan produksi perikanan budi daya. Dua tahun terakhir, produksi perikanan budi daya mengalami penurunan karena lahan tambak digunakan untuk bandara.

"Kami berharap 10.000 hektare sawah, 10 persennya bisa dimanfaatkan untuk mina padi. Untuk itu, kami akan kerja sama dengan Dinas Pertanian," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perikanan dan Budi Daya DKP Kulon Progo Leo Handoko mengatakan DKP bekerja sama dengan kelompok tani di Nanggulan mengembangkan mina padi.

"Pada uji coba ini, kami menebar benih ikan ukuran 130 ekor per kilogram, setelah dibudi dayakan selama 40 hari menjadi ukuran 50 sampai 60 ekor per kg," kata Leo.

Menurut dia, uji coba mina padi ini sangat berhasil bisa meningkat tiga kali lipat. Hanya saja, budi daya mina padi tersebut terkena imbas rusaknya irigasi Kalibawang, sehingga harus panen paksa.

"Kami berharap mina padi menjadi solusi peningkatan produksi dengan efisiensi lahan. Lahan pertanian untuk pangan tetap jalan, perikanan juga tetap jalan," katanya.

Ia mengatakan berdasarkan hasil evaluasi, pertumbuhan ikan dengan cara mina padi sangat bagus. Pada 2017, rencananya DKP akan mengembangkan di lokasi lain seperti dekat selokan Kalibawang dan di wilayah selatan di dekat saluran Sapon.

"Di sana dekat sumber air dan dekat saluran irigasi. Tapi, di Kulon Progo masih taraf uji coba," katanya. KR-STR

Editor: Nusarina Yuliastuti

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca lagi lanjutan nya http://ift.tt/2gUbbIZ

Bagikan Berita Ini

0 Response to "DKP Kulon Progo perluas area mina padi"

Post a Comment

Powered by Blogger.