Peluncuran yang dilaksanakan di rumah Dinas Bupati Sleman, Rabu, tersebut bersamaan dengan pemberian bantuan sosial terencana Tahun Anggaran 2017.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman Sri Murni Rahayu mengatakan untuk melaksanakan program "N(G)Antar Paimah", saat ini Dinsos Sleman memiliki dua armada sepeda motor.
"Program ini merupakan bentuk layanan sosial kepada masyarakat yang datang ke Dinsos dan membutuhkan layanan transportasi untuk layanan rujukan lebih lanjut maupun pulang ke rumah secara gratis," katanya.
Ia mengatakan, hingga lima bulan terakhir sebelum dilakukan launching, armada "N(G)Antar Paimah" sudah beroperasi sebanyak 25 kali.
"Program ini untuk melayani berbagai pelayanan sosial seperti orang terlantar yang ingin diantar pulang ke rumah, mengantar rujukan ke Bapel Jamkesos, dan lainnya yang mendesak bisa datang ke Dinsos, dan kami siap mengantar dan menunggu hingga mengantar kembali pulang ke rumah," katanya.
Menurut dia, dalam kegiatan ini Dinsos Sleman juga memberikan bantuan sebanyak 31 panti sosial sebesar Rp7.000.000 bagi masing-masing panti dengan total bantuan Rp217 juta.
"Kemudiuan bantuan stimulan untuk delapan Lembaga Kesejahteraan Sosial sebesar Rp2.000.000 per lembaga, bantuan sosial untuk Lanjut Usia Rentan Sosial Ekonomi sebanyak 300 lansia masing-masing sebesar Rp1.200.000 atau total sebesar Rp360 juta," katanya.
Selain itu juga bantuan sosial untuk Kepala Keluarga Miskin Non-Potensial (Kesrakat) sebanyak 10 KK dengan bantuan masing-masing KK Rp2.000.000, bantuan penyandang cacat berat sebanyak 110 orang dengan masing-masing bantuan Rp3.600.000 per orang atau total bantuan sebesar Rp396 juta.
"Kami juga meyalurkan bantuan modal usaha bagi kelompok Wanita Rawan Sosial Ekonomi pada enam kelompok dengan bantuan Rp3.500.000 per kelompok, bantuan sosial bagi pemohon Jaring Pengaman Sosial sebanyak 10 pemohon dengan total bantauan Rp20.000.000, bantuan alat bantu bagi disabilitas sebanyak 20 orang dengan rincian alat bantu dengar enam buah, kursi roda enam buah, penguat kaki (brace) tiga buah, kruk dua buah dan kaki palsu tiga buah, serta bantuan Kartu Indonesia Sehat dari dana CSR Bank Sleman sebanyak 10 peserta dan PT.AO Kencana Sejahtera sebanyak 50 peserta," katanya.
Bupati Sleman Sri Purnomo yang secara langsung meluncurkan program tersebut menyampaikan bahwa program ini merupakan layanan inovasi untuk menunjang Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT).
"Diharapkan kedepan layanan program ini juga bisa melakukan penjemputan dan bertambah armadanya agar pelayanan pada masyarakat yang membutuhkan lebih optimal," katanya.
Terkait dengan bantuan yang diberikan, Sri Purnomo menjelaskan bahwa tujuan kegiatan pemberian bantuan tersebut adalah agar masyarakat dapat mandiri baik secara pribadi maupun kelompok, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kemandirian, taraf kesejahteraan, kualitas dan kelangsungan hidup.
"Pemberian bantuan ini juga diharapkan dapat memberi kesempatan bagi para anggota kelompok usaha ekonomi produktif dengan cara memberdayakan anggota dan lingkungan sekitar," katanya.
(U.V001)
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2017
Baca lagi lanjutan nya http://ift.tt/2y0T6DcBagikan Berita Ini
0 Response to "Dinsos Sleman luncurkan Program "N(g)antar Paimah""
Post a Comment