"Dengan adanya bandara internasional di Yogyakarta, kami ingin mengambil bagian dari situ," kata Bupati Purworejo Agus Bastian usai menemui Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X di Kepatihan Yogyakarta, Jumat.
Agus mengatakan jika saat ini DIY memiliki Bandara Internasional di Kulon Progo, ke depan diharapkan dapat diintegrasikan dengan "border city" atau kota perbatasan yang saat ini sedang direncanakan oleh Pemkab Purworejo.
Agus menjelaskan, kota perbatasan yang direncanakan tersebut akan difokuskan sebagai kawasan industri di Purworejo. Areanya, menurut dia, akan berbatasan dengan Kabupaten Kulon Progo, mencakup Kecamatan Purwodadi, Kecamatan Ngombong, dan Kecamatan Grabag dengan total seluas diperkirakan mencapai 2.000 hektar.
"Sehingga kalau ini nanti bisa diintegrasikan akan sangat bagus sekali baik bagi Purworejo maupun DIY," kata dia.
Menurut dia, meski rencana pembangunanya baru akan dimatangkan, kota perbatasan itu akan semakin melengkapi aktivitas ekonomi DIY karena di dalamnya juga akan dibangun pelabuhan internasional. Dengan adanya pelabuhan internasional itu pengiriman kontainer di DIY maupun Purworwjo ke depan tidak perlu melalui Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.
"Dua infrastruktur besar yakni pelabuhan dan bandara internasional saya kira akan menguntungkan dua wilayah," kata dia.
Sementara itu, Kepala Bappeda DIY Tavip Agus Rayanto mengatakan dalam waktu dekat akan ada rapat bersama antara Pemda DIY dengan Pemkab Purworejo untuk menyelaraskan rencana kerja sama itu. "Intinya bagaimana secara ekonomi kedua daerah ini bisa menerima manfaat," kata dia.***3***
(L007)
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2017
Baca lagi lanjutan nya http://ift.tt/2fYJVNiBagikan Berita Ini
0 Response to "Purworejo berminat kerja sama ekonomi dengan DIY"
Post a Comment