Search

Bantul siapkan anggaran penanganan korban bencana

Bantul (Antara) - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, segera menyiapkan anggaran dari dana tidak terduga untuk penanganan korban bencana menyusul ditetapkannya status tanggap darurat bencana.

"Tadi di ruang Pak Bupati sudah ditetapkan Bantul Tanggap Darurat Bencana yang dinyatakan resmi secara tertulis dari bupati, maka nanti akan ada anggaran dari dana tidak terduga," kata Wabup Bantul Abdul Halim Muslih di Bantul, Rabu.

Penetapan status tanggap darurat bencana pada Selasa (29/11) ini menyusul kejadian seperti tanah longsor, pohon tumbang dan banjir genangan di beberapa kecamatan akibat hujan deras disertai angin kencang karena dampak Siklon Tropis Cempaka.

Wabup mengatakan, setidaknya ada dana tidak terduga bupati kurang lebih sebesar Rp6 miliar pada tahun 2017 yang bisa dikeluarkan dalam penanganan korban atau warga yang mengungsi akibat kejadian alam tersebut.

"Dana tak terduga kita kurang lebih Rp 6 miliar yang tahun 2017, kalau yang 2018 kan ditetapkan Rp13 miliar. Itu nanti dengan ketetapan ini anggaran bisa dikeluarkan untuk tanggap darurat, sifatnya tanggap darurat," katanya.

Namun demikian, kata Wabup, dalam status tanggap darurat ini belum termasuk penanganan pascabencana dan belum mengarah pada perbaikan infrastruktur atau rehab rekonstruksi terhadap bangunan maupun fasilitas umum yang rusak.

"Dalam tanggap darurat itu kan yang penting penyelamatan nyawa manusia, kemudian layanan dasar utamanya kepada masyarakat yang rentan seperti anak-anak, perempuan dan lansia, atau para pengungsi," katanya.

Ia mengatakan, untuk itu, mulai Rabu ini, pihakya akan mulai menghubungi seluruh lurah desa di Bantul untuk menanyakan titik-titik mana saja yang terdapat pengungsian, karena warganya terdampak kejadian alam itu.

"Karena ini tanggap darurat, kita bicara yang mengungsi saja dulu, yang penting tersedia logistik makanan, sehingga korban bisa diminimalkan. Jadi belum termasuk jadup, jadi akan ada rapat lagi termasuk kesehatan," katanya.

Data dari BPBD Bantul menyebut, hujan deras pada Selasa (28/11) mengakibatkan tanah longsor dan pohon tumbang di puluhan titik, kemudian banjir atau genangan air yang hampir merata baik ruas jalan hingga permukiman wilayah Bantul.

Dampak dari kejadian itu merusak jaringan listrik, fasilitas umum, menutup akses jalan, merusak jembatan, kemudian tanah longsor menimpa rumah. Karena kejadian itu mengakibatkan ribuan warga Bantul mengungsi.

(KR-HRI)

Baca lagi lanjutan nya http://ift.tt/2io5Qi3

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Bantul siapkan anggaran penanganan korban bencana"

Post a Comment

Powered by Blogger.