Search

Pemkab Kulon Progo jamin ketahanan pangan bagus

Kulon Progo (Antara Jogja) - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa, Yogyakarta, menjamin kondisi ketahanan pangan di wilayah ini cukup bagus.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Bambang Tri Budi di Kulon Progo, Rabu, mengatakan aspek ketahanan pangan di antarannya aspek ketersediaan pangan.

"Ketersediaan pangan di Kulon Progo dilihat dari sisi beras, kita surplus antara 35 ribu hingga 40 ribu ton per tahun," kata Bambang.

Kemudian, lanjut Bambang, ketersedian pangan antarwilayah dan antarwaktu. Ketersediaan pangan antarwaktu diatur dengan Peraturan Bupati tentang Pola Tanam. Di mana, panen padi bisa dilaksanakan sepanjang tahun, kecuali pada Agustus, September, Oktober dan November.

"Ketersediaan pangan dari sisi antarwaktu, di Kulon Progo cukup baik," katanya.

Selanjutnya, ketersediaan pangan antarwilayah. Sejauh ini, hampir semua wilayah memiliki sawah, kecuali di Kokap hanya dibeberapa desa, dan Kalibawang. Artinya, ketersedian pangan antarwilayah relatif cukup baik. Kemudian, distribusi pangan cukup baik.

"Kondisi infrastruktur antarwilayah di Kulon Progo, sehingga dari sisi akses transportasi cukup baik. Sehingga distribusi dan mobilitas pangan cukup bagus. Artinya tidak ada keluhan masyarakat kesulitan pangan atau kelaparan," katanya.

Untuk menunjang ketahanan pangan, kata Bambang, Dinas Pertanian dan Pangan melakukan pendampingan masyarakat untuk mengembangkan pangan alternatif sumber karbohidrat nonberas. Sumber pangan nonberas yang dibudidayakan masyarakat, seperti umbi-umbian melalui kawasan rumah pangan lestari (KRPL). Harapannya, pekarangan atau lahan marginal dimanfaatkan untuk usaha tani yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan.

"Pekarangan bisa untuk ditanami sayuran, umbi-umbian ataupun peternakan, serta perikanan," katanya.

Terkait aspek konsumsi pangan, pihaknya berusaha memberikan sosialisasi kepada masyarakat bagaimana mengkonsumsi dengan beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA).

"Kami sampaikan kepada masyarakat tentang betapa pentingnya penganeka ragaman pangan," katanya.

Dari sisi keamanan pangan dan kewaspadaan pangan, Bambang mengakui dibeberapa titik dan lokasi masih ada desa yang masuk kategori rawan pangan. Jumlah desa rawan pangan setiap tahun mengalami penurunan yang sangat signifikan.

"Kami upayakan menggeser dari desa rawan pangan menjadi desa tidak rawan pangan," katanya.
KR-STR

Editor: Nusarina Yuliastuti

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca lagi lanjutan nya http://ift.tt/2z79wc0

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Pemkab Kulon Progo jamin ketahanan pangan bagus"

Post a Comment

Powered by Blogger.