"Terkait kejadian 28 November itu sampai hari ini (Jumat) total kejadian ada 245 titik, saat ini sedang dalam proses pemulihan pascabencana," kata Kepala Pelaksana BPBD Bantul Dwi Daryanto di Bantul, Jumat.
Menurut dia, hujan deras disertai angin kencang akibat badai Cempaka pada Selasa (28/11) itu mengakibatkan banjir, tanah longsor dan pohon tumbang. Dan setelah beberapa hari fokus evakuasi warga kini mulai pemulihan pascabencana.
"Baik pemulihan sosial masyarakat, maupun pemulihan lingkungan masyarakat juga infrastruktur serta fasilitas umum dan jalan-jalan yang terdampak kejadian," katanya.
Ia mengatakan, BPBD Bantul juga sudah membagi tim maupun teman-teman relawan untuk melaksanakan tugas sesuai divisi-divisi guna melakukan asesmen di lapangan agar bisa segera diatasi dan bagaimana upaya pemulihan cepat,.
"Bagaimana warga yang rumahnya roboh segera kita bantu untuk bahan bangunan, agar bisa segera dapat kembali ke rumah masing-masing. Ini yang saat ini sedang kita lakukan dengan teman-teman," katanya.
Namun demikian, kata dia, upaya yang paling utama sesuai arahan Bupati dan Sekda selaku Kepala BPBD adalah pemenuhan dasar kebutuhan hidup masyarakat terutama warga terdampak, dan harus terpenuhi tercukupi sanitasinya.
Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun BPBD Bantul, bencana karena dampak badai itu mengakibatkan talud, jembatan, DAM atau bangunan irigasi rusak akibat banjir, kemudian rumah, kandang dan jalan rusak karena tanah longsor serta angin kencang sebabkan jaringan listrik rusak.
"Kita juga sudah menerjunkan seluruh personel BPBD dibantu relawan melakukan penanganan. Penanganan prioritas akses jalan dan rumah warga, kemudian mendistribusikan bantuan logistik makanan ke warga terdampak," katanya.
KR-HRI
Bagikan Berita Ini
0 Response to "BPBD mulai proses pemulihan pascabencana dampak badai"
Post a Comment