"Hari ini kami akan kumpulkan para camat untuk mendata kerusakan atau kerugian akibat kejadian banjir, saya akan bantu anggaran," kata Bupati usai meresmikan wisata edukasi Istana Penangkaran Burung di Desa Wukirsari Bantul, Minggu.
Diberitakan hujan deras disertai angin kencang akibat badai Siklon Tropis Cempaka di wilayah Bantul pada Selasa (28/11) mengakibatkan banjir bandang, tanah longsor dan pohon tumbang di ratusan titik daerah ini.
Bupati Bantul mengatakan, sudah menetapkan status tanggap darurat bencana pada 29 November hingga dua minggu kemudian, agar penanganan pascabencana bisa maksimal termasuk dalam mengeluarkan anggaran kebencanaan.
"Kami ada dana tidak terduga kurang lebih sekitar Rp10 miliar, ini akan saya gunakan untuk membantu yang terkena bencana, jadi para camat meskipun ini Minggu tidak libur, saya sudah undang untuk data kerusakan," katanya.
Selain untuk keperluan infrastruktur, kata dia, dana tidak terduga yang dialokasikan bisa untuk membantu korban bencana agar bisa kembali beraktivitas, dan apabila masih kurang akan dikoordinasikan dengan Pemda DIY.
Bupati mengatakan, sedangkan untuk pengawasan pemanfaatan dana tidak terduga nantinya, Bupati meminta para camat menyapaikan bukti otentik secara tertulis, tidak hanya berdasarkan lisan, karena bantuan itu ada pertanggungjawaban.
"Jadi ada bantuan berapa-berapa itu ada buktinya, karena tanpa ada bukti saya tidak akan percaya, jadi bantuan dari mana, pendistribusian juga harus tertib berdasarkan barang bukti," katanya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Bantul Dwi Daryanto mengatakan, total kejadian akibat hujan deras karena badai Siklon Tropis Cempaka pada Selasa (28/11) ada di sebanyak 245 titik yang berupa banjir luapan sungai, tanah longsor dan pohon tumbang.
Kejadian itu mengakibatkan talud, jembatan, bangunan irigasi rusak dan ribuan rumah terendam lumpur akibat banjir, kemudian kandang, jalan rusak karena longsor. Kejadian itu juga berakibat ribuan warga terdampak bencana mengungsi.
(KR-HRI)
Baca lagi lanjutan nya http://ift.tt/2iJDKOiBagikan Berita Ini
0 Response to "Bupati kumpulkan camat himpun data kerusakan banjir"
Post a Comment