"Nilai kerugian sekitar Rp100 miliar. Namun nilai kerugian tersebut belum termasuk terganggunya kegiatan ekonomi penduduk," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunung Kidul Eddy Praptono di Gunung Kidul, Rabu.
Ia mengatakan kerugian berasal dari kerusakan sejumlah infrastruktur di antaranya, kerusakan jembatan tersebar di 11 kecamatan, kerusakan jalan ada di semblant titik dan 202 rumah rusak.
"Saat ini, pemkab masih akan fokus melakukan perbaikan dan optimalisasi sarana dan prasarana umum, sehingga jalan-jalan tidak lagi terputus dan aktivitas masyarakat kembali normal," katanya.
Dia mengatakan dana untuk pembiayaan untuk perbaikan infrastruktur berasal dari "sharing" anggaran pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.
Sedangkan untuk perbaikan jembatan membutuhkan waktu sekitar enam hingga tujuh bulan sehingga perbaikan belum bisa dilakukan tahun ini.
Sementara Ketua DPRD Gunung Kidul Suharno meminta pemkab segera menyikapi permasalahan anggaran infrasrtruktur sehingga masyarakat kembali hidup normal.
"Kami berharap pemerintah segera memperbaiki sarana infrastruktur," katanya. ***4***
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Kerugian akibat longsor diperkirakan Rp100 miliar"
Post a Comment