Peresmian bangunan hibah dari Pemerintah Jepang senilai Rp977.500.000 tersebut dilakukan langsung oleh Third Secretary Embasy of Japan Kentaro Abe, Selasa.
Ketua Yayasan Trisakti Arum Lestari Wahyu Sriyanti mengatakan bantuan hibah dari Pemerintah Jepang tersebut diwujudkan untuk pembangunan satu gedung dua lantai berupa ruang praktik, kelas untuk materi, ruangan pelatih dan koridor yang menghubungkan dengan ruang yang ada.
"Kemudian untuk renovasi tempat membatik dan pengadaan alat untuk pelatihan. Selain itu juga digunakan untuk pelatihan pelatih," katanya.
Ia mengatakan, lembaga pendidikan ini berdiri sejak 1973 yang merupakan lembaga teknis pelatihan ketrampilan.
"Kami memang sudah sejak lama bekerja sama dengan lembaga asing, termasuk dengan Pemerintah Jepang ini," katanya.
Wahyu mengatakan, pemberian hibah ini berdasarkan dari kompetisi jangka panjang selama dua tahun yang dilakukan pihak Pemerintah Jepang.
"Kami membuat program untuk pelatihan keterampilan dan fasilitas seperti pelatihan menjahit, membatik dan ayam goreng khas Kalasan. Kami sengaja membuat pelatihan ayam goreng karena sebagai respon lingkungan setempat yang mayoritas menekuni usaha ayam goreng," katanya.
Ia mengatakan, balai latihan kerja tersebut berupa bangunan seluas 130 meter persegi, selasar ruang praktik membatik sekitar 200 meter persegi yang semuanya dibangun di atas tanah milik sendiri seluas 400 meter persegi," katanya.
Sampai saat ini, kata dia, lembaga pelatihan ini telah meluluskan lebih dari 6.000 lulusan dan banyak diantara mereka yang sudah mengembangkan usaha sendiri di rumahnya.
"Siapa saja boleh ikut pelatihan, diutamakan yang mempunyai motivasi tinggi. Mayoritas memang berasal dari wilayah Sleman timur seperti Kalasan, Berbah dan Prambanan," katanya.
(U.V001)
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Baca lagi lanjutan nya http://ift.tt/2hQ5SwJBagikan Berita Ini
0 Response to "Pemerintah Jepang salurkan hibah fasilitas pelatihan kerja"
Post a Comment