"Kami melakukan koordinasi untuk menindaklanjuti temuan BPK 2016. Target kami, pada 2017 bisa mendapatkan WTP lagi," kata Bupati Gunung Kidul Badingah di Gunung Kidul, Rabu.
Ia mengatakan proses mendapatkan opini WTP tidak mudah. Sudah puluhan tahun diupayakan, namun Gunung Kidul baru mendapatkan pada 2016. Untuk itu, pihaknya terus berupaya mempertahankan.
"Salah satu upaya yakni menindaklanjuti temuan dari BPK, kami tidak ingin tahun depan predikat WTP lepas," katanya.
Sementara ?Inspektur Inspektorat Daerah Gunung Kidul Sujarwo menjelaskan audit BPK 2003 hingga 2015 dilaporkan ada 286 temuan dengan 589 rekomendasi. Pihaknya terus melakukan tindak lanjut dan bisa menyelesaikan 560 rekomendasi.
"Masih ada 29 rekomendasi yang masih perlu ditindak lanjuti," katanya.
Ia mengatakan rekomendasi yang diberikan itu menyangkut aset dan penatausahaan. Seperti yang ada di dinsosnakertrans, DPPKAD hingga kesekretariatan DPRD. Untuk itu, pihaknya sudah mendorong kepada SKPD terkait untuk segera menyelesaikan.
"Sudah kami sampiakan ke masing-masing SKPD. Harapannya tidak lagi menjadi temuan," katanya.
Sujarwo menyampaikan berbagai upaya terus dilakukan untuk mempertahankan opini WTP dari BPK. Salah satunya dengan inspektorat membuat terobosan baru dengan melakukan proses audit internal.
"Kami mengupayakan terus salah satunya dengan audit internal dahulu sebelum diaudit oleh BPK," katanya.
(KR-STR)
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Baca lagi lanjutan nya http://ift.tt/2hlGrCqBagikan Berita Ini
0 Response to "Pemkab Gunung Kidul tindaklanjuti temuan BPK 2016"
Post a Comment