Search

RSUD Wonosari diminta perbaiki bangunan Unit Radiologi

Gunung Kidul, (Antara Jogja) - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Suharno meminta RSUD Wonosari memperbaiki bangunan instalasi gawat darurat dan unit radiologi yang baru saja selesai dibangun namun belum sempurna.

"Tadi, saya meminta Bupati Badingah membatalkan peresmian yang rencananya hari ini (Jumat) dilakukan," kata Suharno di Gunung Kidul, Jumat.

Ia mengatakan dirinya mendatangi lokasi dan melihat langsung beberapa bagian bangunan yang masih bocor dan pembangunan tidak sempurna, seharusnya sebelum diresmikan diselesaikan terlebih dahulu sehingga masyarakat bisa memanfaatkan.

Dua gedung tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp14,4 miliar dengan rincian gedung baru unit radiologi di RSUD dengan anggaran Rp5,2 miliar dan pembangunan Instalasi Gawat Darurat RSUD dengan nilai Rp8,2 miliar.

"Kasihan masyarakat kalau seperti ini," katanya.

Suharno mengatakan pihaknya akan mengirimkan surat ke bupati agar melakukan evaluasi terkait pembangunan gedung baru RSUD tersebut. Selain itu, nanti akan rekomendasikan komisi C untuk sidak.

"Kalau peresmian, gunting pita itu besuknya sudah bisa digunakan. Ini akan diresmikan belum apa-apa, jangan sampai hanya untuk pencitraan. Yang dulu bangsal anggrek diresmikan, sampai hari ini bangunannya belum sempurna," katanya.

Ia berharap agar pihak RSUD menyelesaikan bangunan sehingga jangan sampai ketika digunakan membahayakan pasien dan petugas RSUD sendiri.

"Jangan sampai membahayakan, kami minta untuk diselesaikan terlebih dahulu," katanya.

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari Gunung Kidul Aris Suryanto mengatakan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) mengaku pembangunan gedung baru dengan 100 hari pengerjaan tidak mungkin selesai 100 persen pengerjaan gedung dengan anggaran Rp5,2 miliar, dan pembangunan Intalasi Gawat Darurat RSUD dengan nilai Rp8,2 miliar.

"Tidak mungkin selesai 100 persen, tinggal sedikit lagi untuk radiologi dan Kelas III, sementara untuk IGD dua tahap. Untuk penyempurnaan dilakukan masa pemeliharaan 6 bulan," katanya.

Sementara Kabag Humas Pemkab Gunung Kidul Agus Kamtono mengatakan hari ini bupati Badingah batal meresmikan gedung baru karena belum sempurna dan meminta Penjabat Sekda Supartono untuk datang, "Tadi bupati mengutus penjabat sekda meminta supaya bangunan diperbaiki sebelum diresmikan," katanya. ***4***

(KR-STR)

Editor: Victorianus Sat Pranyoto

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca lagi lanjutan nya http://ift.tt/2ipnFLE

Bagikan Berita Ini

0 Response to "RSUD Wonosari diminta perbaiki bangunan Unit Radiologi"

Post a Comment

Powered by Blogger.