Search

BPBD DIY imbau masyarakat pantau debit air sungai

Yogyakarta,(Antara Jogja) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Istimewa Yogyakarta mengimbau masyarakat ikut membantu memantau debit air sungai di wilayah masing-masing untuk mengantisipasi potensi bencana banjir menjelang puncak musim hujan.

"Warga yang berada di lingkungan sungai atau saluran air dapat ikut memantau debit air secara mandiri," kata Koordinator Operasi Pemantauan Potensi Bencana Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD DIY Krisnadi Setiyawan di Yogyakarta, Sabtu.

Selain memantau debit air sungai, Krisnadi berharap masyarakat juga berkoordinasi dengan aparat yang berwenang atau BPBD DIY apabila terjadi perubahan ketinggian fisik alur sungai atau saluran air di wilayahnya.

"Periksa lingkungan sekitar yang berpotensi berdampak pada keselamatan jiwa," kata dia.

Selanjutnya, apabila terjadi situasi darurat yang mengancam keselamatan jiwa, agar menghindari melakukan tindakan penyelamatan sendiri jika tidak mampu atau tidak memiliki peralatan pengaman. "Usahakan langsung melapor petugas yang berwenang," kata dia.

Direktur Pusat Studi Bencana Alam (PSBA) Universitas Gadjah Mada (UGM) Djati Mardiatno mengatakan banjir merupakan bencana yang paling berpotensi terjadi menjelang puncak musim hujan yang disertai dengan peningkatan cuaca ekstrem. Potensi bencana itu lebih banyak terjadi di wilayah padat penduduk atau perkotaan.

"Selama cuaca ekstrem bencana banjir paling berpotensi muncul selain tanah longsor dan angin puting beliung," kata dia.

Pemerintah DIY, menurut Djati, perlu melakukan pengecekan kembali terhadap zona rawan banjir yang antara lain terpusat di sepanjang kawasan tepi Sungai Code, Winongo serta Gajah Wong.

"Harus dilihat dan dievaluasi kembali apakah ada talud yang rapuh dan berpotensi ambrol," kata dia.

Koordinator Pos Klimatologi dan Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta Joko Budiono memperkirakan puncak musim hujan akan berlangsung mulai pertengahan Januari hingga Februari 2017.

Menjelang puncak musim hujan diperkirakan terjadi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang dengan kecepatan 30-40 kilometer per jam. Potensi bencana yang ditimbulkan seperti banjir bandang, tanah longsor, serta pohon tumbang.

Sementara saat ini, kata dia, curah hujan di DIY rata-rata mencapai 50-100 milimeter per dasarian. Pada puncak musim hujan yang diperkirakan jatuh pada pertengahan Januari hingga Februari curah hujan naik hingga 150 milimeter per dasarian.

(T.L007)

Editor: Luqman Hakim

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca lagi lanjutan nya http://ift.tt/2j89hEX

Bagikan Berita Ini

0 Response to "BPBD DIY imbau masyarakat pantau debit air sungai"

Post a Comment

Powered by Blogger.